A. GURU PENGGERAK

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila

Guru penggerak akan berperan untuk

  • Menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya
  • Menjadi pendamping bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah
  • Mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah
  • Membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
  • Menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah

Guru penggerak diharapkan menjadi pemimpin- pemimpin pendidikan di masa depan yang mewujudkan generasi unggul Indonesia.

Pada angkatan pertama, seleksi program guru penggerak dibuka untuk guru TK, SD, SMP, dan SMA

Pada angkatan pertama, seleksi program guru penggerak dibuka untuk guru TK, SD, SMP, dan SMA. Pada angkatan berikutnya, program pendidikan guru penggerak akan dibuka untuk SLB, sedangkan untuk program Guru Penggerak untuk SMK nantinya akan ada di Direktorat Jenderal Vokasi.

Wilayah Sumatera:
Kab. Deli Serdang, Kab. Langkat, Kota Palembang, Kota Padang, Kota Pekanbaru, Kab. Indragiri Hilir, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Tanggamus, Kab. Aceh Utara, dan Kab. Pidie

Wilayah Jawa:
Kota Malang, Kab. Temanggung, Kab. Cilacap, Kab. Banyumas, Kab. Brebes, Kab. Bogor, Kab.Garut, Kab. Cirebon, Kab. Bekasi, dan Kab. Kulon Progo

Wilayah Kalimantan:
Kab. Penajam Paser Utara, Kab. Kapuas, Kab. Tabalong, Kab. Tanah Laut, Kota Pontianak, Kab. Kubu Raya, Kab. Sanggau, Kab. Landak, dan Kab. Mempawah

Wilayah Sulawesi:
Kab. Kepulauan Talaud, Kab. Minahasa, Kab. Banggai Kepulauan, Kab. Parigi Moutong, Kab. Bone, Kab. Wajo, Kab. Pinrang, Kab. Mamasa, Kab. Polewali Mandar

Wilayah Bali dan Nusa Tenggara:
Kab. Manggarai Barat, Kab. Sikka, Kab. Ende, Kab. Timor Tengah Utara, Kab. Lombok Timur, Kab. Bima, Kab. Badung, Kota Denpasar, dan Kab. Karangasem

Wilayah Papua dan Maluku:
Kota Sorong, Kab. Biak Numfor, Kota Jayapura, Kab. Kepulauan Yapen, Kab. Sarmi, Kab. Maluku Tengah, Kota Ambon, Kab. Maluku Tenggara, dan Kota Tual

Pada angkatan pertama, kuota peserta program guru penggerak sebanyak 2.800 peserta

Program guru penggerak ini adalah program pilot yang mengutamakan kualitas proses dan dampak pendidikan bagi peserta program. Pelaksanaan program akan terus dikaji dan dianalisis untuk peningkatan pelaksanaan program angkatan berikutnya

  • Mewakili dari 6 region di Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, dan papua dan Maluku)
  • Kebutuhan kepala sekolah pada setiap daerah yang dilihat dari angka kepala sekolah yang akan pensiun pada periode 2020-2024
  • Daerah yang tidak melakukan pemilihan kepala daerah pada tahun 2020
  • Non Daerah Tertinggal karena pada masa pandemi covid-19, program pendidikan akan dilakukan secara virtual maupun daring (online)

Program guru penggerak akan membuka pendaftaran program angkatan berikutnya sekitar bulan Oktober 2020. Adapun daerah sasaran program angkatan berikutnya akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman dan situs resmi Kemendikbud.

Kuota sasaran program guru penggerak tahun 2020-2024 sebanyak 405.900 orang dengan rincian sebagai berikut :

No Tahun Kuota Program
1 2020 2.800 peserta
2 2021 13.100 peserta
3 2022 35.000 peserta
4 2023 95.000 peserta
5 2024 260.000 peserta

Guru dari kabupaten/kota atau provinsi lain akan diberikan kesempatan pada angkatan selanjutnya sesuai dengan kuota dan pemetaan wilayah sasaran Program Guru Penggerak.

Program guru penggerak akan membuka pendaftaran program angkatan kedua sekitar bulan Oktober 2020 dan membuka program angkatan ketiga pada Januari 2021. Setiap tahun akan dibuka tiga angkatan program pendidikan guru penggerak. Adapun daerah sasaran program angkatan berikutnya akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman dan situs resmi Kemendikbud.

Pelaksanaan Program Guru Penggerak tidak dipungut biaya atau gratis. Jika ada oknum yang mengatasnamakan panitia pelaksana program pendidikan guru penggerak yang memungut biaya, Anda dapat melaporkan kejadian ini melalui email guru.penggerak@kemdikbud.go.id

Untuk menjadi guru penggerak, guru harus lulus seleksi dan mengikuti pendidikan guru penggerak selama sembilan (9) bulan.

Program Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama pelaksanaan program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Guru dapat meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing oleh instruktur, fasilitator, dan pendamping profesional.

Pada angkatan pertama, program guru penggerak akan diselenggarakan pada masing-masing daerah domisili calon guru penggerak

Modul 1: Paradigma dan Visi Guru Penggerak

Topik Pembelajaran

  • a. Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia - Ki Hajar Dewantara
  • b. Nilai-nilai dan peran Guru Penggerak
  • c. Visi Guru Penggerak
  • d. Membangun budaya positif di sekolah

Modul 2: Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid

Topik Pembelajaran

  • a. Pembelajaran berdiferensiasi
  • b. Pembelajaran emosional dan sosial
  • c. Coaching

Modul 3: Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah

Topik Pembelajaran

  • a. Pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran
  • b. Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya
  • c. Pengelolaan program sekolah yang berdampak pada murid

Konferensi: Selebrasi, Refleksi, Kolaborasi dan Aksi

Topik Pembelajaran

  • a. Menjadi fasilitator kelompok dan fasilitator perubahan
  • b. Mengevaluasi proses mentoring bersama mentor
  • c. Mempersiapkan rencana berbagi praktik baik

Calon guru penggerak yang lolos seleksi akan mendapatkan:

  • Pendidikan dan pendampingan selama 9 bulan
  • Sertifikat Guru Penggerak
  • Selama pendidikan dan pendampingan mendapatkan bantuan paket data untuk pelatihan daring (online)
  • Selama lokakarya ada bantuan transportasi, konsumsi dan akomodasi*

*) Syarat dan ketentuan berlaku

Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama pelaksanaan program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Guru yang boleh mengikuti program pendidikan guru penggerak memiliki

    a.Kriteria umum
    • Guru jenjang TK, SD, dan SMP, SMA
    • Guru PNS maupun Non PNS baik dari sekolah negeri maupun sekolah swasta
    • Memiliki akun guru di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
    • Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/D4
    • Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun
    • Memiliki masa sisa mengajar tidak kurang dari 10 tahun
    • Memiliki keinginan kuat menjadi Guru Penggerak
    b.Kriteria seleksi
    • Menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid
    • Memiliki kemampuan untuk fokus pada tujuan
    • Memiliki kompetensi menggerakkan orang lain dan kelompok
    • Memiliki daya juang (resilience) yang tinggi
    • Memiliki kompetensi kepemimpinan dan bertindak mandiri
    • Memiliki kemampuan untuk belajar hal baru, terbuka pada umpan balik, dan terus memperbaiki diri.
    • Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan efektif dan memiliki pengalaman mengembangkan orang lain
    • Memiliki kedewasaan emosi dan berperilaku sesuai kode etik

Calon guru penggerak diharapkan sudah memiliki pengalaman mengajar dan telah menerapkan pembelajaran aktif yang berorientasi pada murid. Sedangkan sisa masa kerja 10 tahun untuk memastikan bahwa guru penggerak memiliki waktu yang cukup untuk mengimplementasikan kemampuan yang didapatkan pada Program Pendidikan Guru Penggerak serta dapat menjalankan peran sebagai Guru Penggerak di sekolah maupun di wilayahnya.

Lini masa dan tahapan seleksi Program Pendidikan Guru Penggerak

No Kegiatan Waktu
1 Informasi rekrutmen calon peserta program pendidikan guru penggerak 13 Juli 2020
2 Pendaftaran calon peserta PGP melalui laman sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id /gurupenggerak 13 - 22 Juli 2020
3 Seleksi tahap 1 : Administrasi, CV, Tes Bakat Skolastik, Esai 23– 30 Juli 2020
4 Pengumuman hasil seleksi tahap 1 dan penjadwalan seleksi tahap 2 24 – 28 Agustus 2020
5 Seleksi tahap 2 : Simulasi Mengajar dan Wawancara 31 Agustus – 16 September2020
6 Pengumuman calon guru penggerak 19 September 2020
7 Pendidikan Guru Penggerak 5 Oktober 2020 – 31 Agustus 2021
8 Pengumuman hasil penetapan Guru Penggerak 15 September 2021

Catatan:

Perubahan jadwal akan diumumkan melalui laman pendaftaran https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/detil-program/

Para peserta seleksi harus memastikan hal-hal berikut sebelum mengikuti seleksi daring calon peserta program pendidikan guru penggerak:

  • Dapat mengakses internet dengan kecepatan baik.
  • Berusaha mempersiapkan sambungan internet cadangan.
  • Dapat mengikuti seleksi daring dengan menggunakan laptop/komputer yang dilengkapi dengan fitur camera video. Telepon pintar (smartphone) tidak disarankan digunakan untuk proses seleksi daring.
  • Jika diperlukan dapat menyiapkan peralatan yang memadai untuk melakukan konferensi video, seperti pelantang telinga (handsfree/headset).

Ada 2 (dua) tahap seleksi Calon Guru Penggerak:

1. Tahap 1

  • Registrasi: peserta seleksi akan mengisi daftar riwayat hidup sesuai dengan pertanyaan yang diberikan,mengunggah tiga dokumen pendukung (dalam format PDF): KTP, Surat dukungan dari Kepala Sekolah dan Surat referensi/rekomendasi dari atasan/teman sejawat/komunitas/organisasi. Peserta memiliki waktu 1x24 jam untuk menyelesaikan tahap ini terhitung setelah menekan tombol “Mulai Pengerjaan”. Peserta direkomendasikan untuk menyiapkan dokumen tersebut sebelum melakukan proses registrasi.
  • Esai: peserta seleksi akan menjawab 5 (lima) paket pertanyaan esai dan masing-masing paket pertanyaan memiliki 3 - 4 pertanyaan tambahan. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan akan berkisar pada pengalaman hidup peserta. Peserta akan diberikan waktu selama 2 jam 30 menit untuk menyelesaikan semua pertanyaan terhitung mulai setelah menekan tombol “Mulai Pengerjaan”
  • Tes Bakat Skolastik: peserta seleksi akan mengerjakan Tes Bakat Skolastik yang mencakup tes kemampuan verbal, kuantitatif, dan penalaran dalam waktu 85 menit. Pengerjaan tes ini akan terpisah dari tahapan pengerjaan butir a - c dan penjadwalan dalam mengerjakan tes ini akan diinformasikan melalui surel/e-mail peserta seleksi. Jadwal dan waktu pengerjaan tes tidak dapat diubah oleh peserta tes.

2. Tahap 2

Peserta seleksi yang lolos di tahap 1 akan diundang mengikuti seleksi tahap 2 yang terdiri dari:

  • Simulasi mengajar: peserta akan menerima sebuah instruksi melalui surel untuk mengajar sebuah materi sesuai jenjang yang diampu paling lambat dua hari sebelum jadwal seleksi Simulasi mengajar beserta tautan untuk konferensi video. Pada jadwal yang telah ditetapkan, peserta akan diundang oleh tim seleksi untuk melakukan simulasi mengajar selama 5 - 8 menit dengan menggunakan fasilitas konferensi video. Tidak akan ada murid yang dilibatkan dalam simulasi mengajar dan peserta akan mengajar seakan-akan memiliki beberapa murid. Tim seleksi tidak akan memberikan umpan balik setelah sesi simulasi mengajar
  • Wawancara: peserta akan menerima jadwal undangan wawancara yang disertai tautan untuk konferensi video dengan tim seleksi. Wawancara akan berlangsung sebanyak dua kali dengan durasi satu jam untuk setiap sesi wawancara. Peserta diharapkan dapat menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara.

Jika guru belum memiliki NUPTK namun sudah memiliki akun pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tetap bisa mendaftar.

Untuk saat ini, Program Pendidikan Guru Penggerak hanya dibuka untuk Guru. Namun kepala sekolah dan pengawas sekolah merupakan mitra strategis calon guru penggerak saat maupun setelah pelaksanaan programpendidikan guru penggerak.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan surat permohonan dukungan kepada Gubernur/ Bupati/ Walikota untuk mengajak dan mendorong guru terbaik di wilayahnya untuk mendaftarkan diri pada Program Pendidikan Guru Penggerak.

Guru di bawah naungan Kementerian Agama belum bisa mendaftarkan diri pada program pendidikan guru penggerak. Program difokuskan pada guru yang berada dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Guru yang telah mengikuti program pendidikan guru penggerak dan telah dinyatakan lulus dapat membagikan ilmu, pengalaman, dan keterampilannya kepada guru lain baik di sekolah masing-masing maupun sekolah lain. Dalam membagikan ilmu, pengalaman, dan keterampilannya, guru penggerak tidak diberi patokan seberapa banyak dan luas cakupan jumlah guru yang diharapkan diimbaskan, namun Kemendikbud mendorong agar guru penggerak dapat melaksanakan perannya sebaik mungkin dalam menggerakkan komunitas belajar guru dan menjadi rekan guru dalam pengembangan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Setelah melaksanakan program pendidikan guru penggerak selama sembilan bulan guru dapat menjadi guru penggerak dan menjalankan perannya di sekolah dan wilayahnya masing-masing. Guru tidak mendapatkan dana dalam melakukan pengimbasan atau membagikan ilmu, keterampilan, dan pengalamannya setelah mengikuti dan lulus program pendidikan guru penggerak

Pendidikan guru penggerak fokus pada kepemimpinan pembelajaran dan kepemimpinan murid. Program bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan menjadikan guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Sedangkan Pengembangan kompetensi pembelajaran (PKP) merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi murid melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Program Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama pelaksanaan program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Informasi detail tentang Program Guru Penggerak dapat diakses pada laman
https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/

Sedangkan program Organisasi Penggerak adalah program pemberdayaan masyarakat secara masif melalui dukungan pemerintah untuk peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah berdasarkan model-model pelatihan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Pelaksanaan Program Organisasi Penggerak dilakukan dengan melibatkan sejumlah Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak di bidang pendidikan, terutama organisasi-organisasi yang sudah memiliki rekam jejak yang baik dalam implementasi program pelatihan guru dan kepala sekolah, dengan tujuan meningkatnya kemampuan profesional para pendidik dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.

Informasi tentang Program Organisasi Penggerak terdapat pada laman
https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/organisasipenggerak/

Jika lulus seleksi dan telah mengikuti program pendidikan guru penggerak, guru hanya boleh mengikuti program sebanyak satu kali. Namun jika belum lulus seleksi, guru masih bisa mendaftar pada angkatan berikutnya.

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan merupakan salah satu program untuk menyelesaikan dan menuntaskan sertifikasi profesi guru dalam jabatan dan diselenggarakan oleh LPTK, sedangkan Program Pendidikan Guru Penggerak adalah pendidikan guru dalam jabatan yang berfokus pada pemimpin pembelajaran untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid dan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

Pemerintah daerah dapat mengirimkan surat resmi terkait komitmen dan permohonan untuk menjadi daerah sasaran Program Pendidikan Guru Penggerak dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD) masing-masing melalui email guru.penggerak@kemdikbud.go.id

Yayasan dapat mengirimkan surat resmi terkait komitmen dan permohonan untuk menjadi sasaran Program Pendidikan Guru Penggerak dengan biaya mandiri dari yayasan melalui email guru.penggerak@kemdikbud.go.id

Ya, laptop/komputer dan ketersediaan akses internet disediakan secara mandiri oleh calon guru penggerak. Fasilitas ini sangat dibutuhkan selama Program Pendidikan Guru Penggerak.

Calon guru penggerak wajib mengusahakan laptop/ komputer dan ketersediaan jaringan internet secara mandiri. Kemendikbud akan memberikan bantuan paket data internet untuk pelaksanaan pendidikan guru penggerak.

Tim seleksi PGP akan menginformasikan kelulusan pada tiap tahap seleksi melalui surel masing-masing peserta seleksi. Peserta diharapkan memasukkan alamat surel yang benar dan memeriksa kotak masuk surel secara berkala, ini termasuk memeriksa kotak SPAM. Setiap tahapan seleksi akan diberitahukan melalui laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/

Anda bisa menghubungi admin SIM-PKB Dinas Pendidikan Provinsi untuk jenjang Pendidikan SMA dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP.

Pastikan Anda terdaftar aktif di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Sekolah dan pastikan Dapodik Sekolah sudah sinkron dengan Dapodik Pusat. Jika Dapodik sekolah belum sinkron dengan Dapodik Pusat, silahkan hubungi operator Dapodik sekolah. Setelah Dapodik sekolah sinkron dengan Dapodik Pusat, tunggu 2x24 jam untuk mendapatkan akun SIM-PKB. Cari dan aktivasi akun SIM-PKB Anda melalui laman gtk.belajar.kemdikbud.go.id/akun/ptk.

Pastikan dokumen-dokumen yang diminta sesuai dengan format (pdf) dan ukuran yang dipersyaratkan sesuai informasi yang ada pada laman

Setiap calon peserta yang sudah dinyatakan lulus seleksi diharapkan berkomitmen penuh untuk melaksanakan seluruh rangkaian Pendidikan Guru Penggerak dan berkomitmen kuat menjalankan peran sebagai guru penggerak setelah program selesai. Namun jika karena sesuatu hal, Calon Guru Penggerak tidak dapat melanjutkan program dengan alasan yang mendasar dan tidak ada solusi yang dapat ditempuh kecuali mengundurkan diri dari program, maka yang bersangkutan dapat mengundurkan diri dengan membuat surat pernyataan pengunduran diri secara tertulis yang ditujukan kepada Direktur Jenderal Guru Tenaga Kependidikan dan ditembuskan Kepala Dinas Pendidikan terkait.

Guru hanya bisa mengambil satu peran dalam program Guru Penggerak. Namun, jika guru yang sudah terdaftar dalam proses seleksi Pendamping Guru Penggerak dan tidak lolos pada seleksi tahap 1, bisa mulai mendaftar sebagai calon guru penggerak mulai tanggal 14 Juli 2020

Bagi guru yang lolos seleksi tahap 1, kami rekomendasikan untuk melanjutkan proses seleksi pendamping pada tahap selanjutnya. Namun, jika guru tetap ingin mengundurkan diri dalam proses seleksi Pendamping dan ingin mengikuti seleksi sebagai guru penggerak, maka Ia harus mengundurkan diri dengan mengirimkan email ke guru.penggerak@kemdikbud.go.id dengan subyek: PENGUNDURAN DIRI dengan isi email

  • Nama : ...
  • Email : ...
  • Asal Sekolah (Satminkal) : ...
  • Nomor UKG/ Nomor SIM PKB : ...

Kami informasikan bahwa pendaftaran

  • Pendamping guru penggerak sudah ditutup per 26 Juni 2020
  • Fasilitator guru penggerak sudah ditutup per 24 Juni 2020
  • Pengawas sebagai fasilitator guru penggerak sudah ditutup per 29 Juni 2020.
    Jika Bapak/Ibu saat mendaftar belum melengkapi berkas dan belum mengirimkan ajuan (klik tombol kirim), Bapak/Ibu belum bisa mendaftarkan diri sebagai Pendamping/ Fasilitator Guru Penggerak.

Adapun pembukaan pendaftaran Guru Penggerak mulai tanggal 13 Juli 2020.

Surat rekomendasi dan surat dukungan kepada calon guru penggerak dapat diunduh melalui laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/unduhan/

Pendaftaran Program Guru Penggerak Angkatan 1, diperpanjang sampai hari Minggu, 26 Juli 2020 pukul 23.59 WIB.

Para peserta yang gagal melakukan pengisian Curriculum Vitae (CV), diberikan kesempatan untuk melengkapi CV sampai hari Minggu, 26 Juli 2020, sedangkan tahap pengisian Esai tetap memiliki durasi 2 jam 30 menit.

Ada banyak Dinas Pendidikan yang meminta perpanjangan waktu pendaftaran karena masih ingin mendorong guru-guru terbaiknya untuk mendaftar Program Guru Penggerak. Selain itu, beberapa lokasi guru terkendala dengan akses internet untuk mengikuti proses pendaftaran sehingga calon peserta PGP tidak dapat melakukan pendaftaran sampai dengan batas akhir waktu pendaftaran.

Informasi jadwal pelaksanaan Tes Bakat Skolastik akan disampaikan antara tanggal 28 Juli - 1 Agustus 2020 melalui akun SIM PKB masing-masing. Anda diharapkan untuk membuka akun masing-masing untuk memperoleh informasi tersebut. Jika Anda tidak mendapatkan informasi terkait dengan jadwal pelaksanaan Tes Bakat Skolastik, Anda bisa menghubungi Tim Helpdesk melalui fitur form Guru Penggerak pada akun SIM PKB dan juga bisa melalui email guru.penggerak@kemdikbud.go.id

Anda dapat melanjutkan kembali data yang sudah dikerjakan pada proses sebelumnya. Jawaban Anda sebelumnya masih tersimpan dalam sistem. Setelah selesai melengkapi CV pastikan Anda mengirimkan CV tersebut dan melanjutkan proses pada tahap isi Esai.

Para peserta yang sudah melakukan pengisian Esai, baik yang sudah mengerjakan semua soal maupun belum, tidak dapat mengulangi proses pengisian Esai. Semua jawaban baik yang selesai maupun belum selesai sudah tersimpan otomatis dalam sistem dan Anda tetap akan diundang untuk mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) pada tanggal 3 Agustus 2020. Ikuti dan pantau terus informasi pada akun SIM PKB Anda dan laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/.

Dinas sudah bisa melihat progres pendaftar dari kab/kota dan provinsi masing-masing melalui Admin/Operator Dinas Pendidikan dengan Login ke BI SIM PKB Guru penggerak pada laman https://laporan-gtk.belajar.kemdikbud.go.id menggunakan akun SIM PKB Dinas Pendidikan atau akun Group Operator Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi

Tes Bakat Skolastik (TBS) merupakan alat tes yang digunakan untuk memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru.

Tes Bakat Skolastik terdiri dari

  • Subtes Verbal : 30 soal
  • Subtes Kuantitatif : 20 soal
  • Subtes Penalaran : 21 soal

Total durasi pelaksanaan TBS adalah 85 menit dengan alokasi pengerjaan soal tes

  • Subtes Verbal : 20 menit
  • Subtes Kuantitatif : 40 menit
  • Subtes Penalaran : 25 menit

Uji Coba Tes Bakat Skolastik akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2020 pukul 08.00-16.00 WIB atau 09.00-17.00 WITA atau 10.00-18.00 WIT. Peserta TBS bisa melakukan uji coba lebih dari satu kali. Uji coba kedua dan selanjutnya dapat dilaksanakan dengan jeda waktu 60 menit dari uji coba pertama/ uji coba sebelumnya.

Peserta diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti pelaksanaan TBS sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan pada hari Senin, 3 Agustus 2020 pukul 08.30 WIB/ 09.30 WITA/ 10.30 WIT.

Peserta masih bisa diberikan kesempatan untuk mengikuti TBS jika pelaksanaan TBS masih pada proses pengerjaan soal Verbal. Jika sudah melebihi proses waktu pengerjaan soal Verbal (lebih dari 15 menit) , maka Peserta tidak diperkenankan untuk mengikuti TBS atau dengan kata lain Peserta hanya diberikan toleransi keterlambatan 15 menit.

No Waktu Batas Keterlambatan Konsekuensi
1 08.30 WIB maksimal 15 menit Peserta hanya memiliki waktu 10 menit untuk membaca petunjuk umum dan khusus serta mengerjakan subtes verbal
2 09.30 WITA maksimal 15 menit
3 10.30 WIT maksimal 15 menit

Jawaban yang Anda kerjakan pada setiap subtes, baik yang selesai maupun yang tidak selesai akan tersimpan secara otomatis di dalam sistem. Jawaban Anda akan tetap dinilai oleh sistem.

Nilai TBS pada hari Senin, 3 Agustus 2020 akan diambil sebagai nilai final TBS

Nilai TBS akan diambil dari nilai terbaik diantara dua nilai TBS

Bapak/Ibu yang belum mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) pada hari Senin, 3 Agustus 2020 pukul 08.30 WIB/ 09.30 WITA/ 10.30 WIT, kami sampaikan bahwa Bapak/Ibu masih diberikan kesempatan untuk mengikuti TBS pada hari Senin, 10 Agustus 2020 pukul 08.30 WIB/ 09.30 WITA/ 10.30 WIT melalui akun SIM PKB masing masing.

Peserta diharapkan hadir 15 menit sebelum tes dimulai. Peserta yang terlambat lebih dari 20 menit tidak dapat mengikuti TBS karena tes akan dilakukan secara serentak.

Tes Bakat Skolastik (TBS) yang terdiri dari tes Verbal sebanyak 30 soal (20 menit), tes Kuantitatif sebanyak 20 soal (40 menit) dan tes Penalaran sebanyak 21 soal (25 menit).

Terima kasih banyak

Terima kasih telah mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) pada hari Senin, 3 Agustus 2020 pukul 08.30 WIB/ 09.30 WITA/ 10.30 WIT. Semua jawaban yang Bapak/Ibu kerjakan, baik jawaban yang sudah selesai maupun jawaban belum selesai sudah terekam dalam sistem.

Namun kami sampaikan kepada Bapak/Ibu yang ingin mengulang TBS karena mengalami kendala teknis saat pelaksanaan, kami berikan kesempatan untuk mengikuti TBS Ulang pada hari Senin, 10 Agustus 2020 pukul 08.30 WIB/ 09.30 WITA/ 10.30 WIT melalui akun SIM PKB masing masing.

Peserta diharapkan hadir 15 menit sebelum tes dimulai. Peserta yang terlambat lebih dari 20 menit tidak dapat mengikuti TBS karena tes akan dilakukan secara serentak.

Pengumuman hasil tahap 1 ( Curriculum Vitae, Esai, dan TBS ) akan disampaikan lebih lanjut melalui laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ dan akun SIM-PKB masing-masing.

Semoga Bapak/Ibu sehat, terus bersemangat, dan mengambil peran dalam memajukan pendidikan Indonesia. Terima kasih banyak

Salam
Tim Admin Program Guru Penggerak

Bapak/Ibu bisa memeriksa jaringan internet dan me-refresh laman TBS yang sedang dibuka.

B. PENDAMPING

  • Mengisi biodata pada laman
  • Mengunggah salinan ijazah dan transkrip nilai terakhir
  • Mengunggah surat keterangan pengalaman mengajar dan/atau melatih minimal 5 tahun (sesuai format)
  • Mengunggah surat pernyataan komitmen sebagai pendamping (sesuai format)
  • Mengunggah surat izin dari pimpinan satuan kerja (sesuai format)
  • Mengunggah surat referensi/rekomendasi dari atasan/teman sejawat/komunitas/ organisasi (sesuai format)
  • Mengunggah dokumen kegiatan belajar (sesuai format) untuk guru
  • Mengunggah pengalaman sebagai penggerak dan pemimpin komunitas guru, kepala sekolah, atau penggiat pendidikan (sesuai format)
  • Mengisi esai

Informasi lengkap bisa mengunduh surat rekrutmen pada laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/unduhan/

Bagi calon peserta yang berasal dari guru atau kepala sekolah pendaftaran dilakukan melalui simpkb dengan cara:

  • Mengakses dan login ke SIMPKB.
  • Membuka menu program Guru Penggerak dam melakukan Registrasi Pendamping Guru Penggerak.
  • Melengkapi portofolio, esai, dan unggah syarat berkas lainnya.
  • Melakukan ajuan sebagai calon pendamping Guru Penggerak.

Bagi calon peserta yang berasal dari praktisi pendidikan pendaftaran dilakukan dengan cara:

  • Mengakses portal Guru Penggerak.
  • Membuka menu Registrasi Pendamping Guru Penggerak. Aktivasi akun.
  • Melengkapi portofolio, esai dan unggah syarat berkas lainnya.
  • Melakukan ajuan sebagai calon pendamping Guru Penggerak.

Informasi lengkap bisa mengunduh surat rekrutmen pada laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/unduhan/

Pendamping tidak perlu bahkan tidak boleh meninggalkan pekerjaan sebelumnya karena dari sisi waktu peran pendamping selama program Pendidikan Guru Penggerak adalah paruh waktu. Dalam menjalankan perannya, pendamping akan membuat kesepakatan waktu pendampingan dengan calon guru penggerak secara bersama-sama, sehingga waktu bisa disesuaikan dengan jadwal tugas/ pekerjaan pendamping sebelumnya.

Guru di bawah naungan Kementerian Agama belum bisa mendaftarkan diri sebagai pendamping program guru penggerak. Program difokuskan pada guru yang berada dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Guru honorer yang memenuhi persyaratan boleh mendaftar sebagai calon pendamping program pendidikan guru penggerak.

Pengawas sekolah yang memenuhi persyaratan boleh mendaftar sebagai calon pendamping program pendidikan guru penggerak.

Jumlah pendamping yang dibutuhkan pada angkatan pertama ini sebanyak 560 pendamping.

Pembukaan pendaftaran pendamping program pendidikan guru penggerak tidak dibatasi pada 56 kabupaten/kota daerah sasaran. Namun setelah calon pendamping yang memenuhi syarat dan lulus seleksi, pendamping akan diprioritaskan pada 56 kabupaten/kota daerah sasaran. Jika tidak tersedia pendamping yang cukup pada daerah sasaran, maka akan melibatkan pendamping dari kabupaten/kota terdekat pada satu provinsi. Jika masih belum tersedia pendamping dari kabupaten/kota terdekat, maka akan diambil dari kabupaten/kota atau provinsi di luar daerah sasaran.

Pendamping akan mendampingi 5 orang calon guru penggerak selama 9 bulan. Setiap bulannya, pendamping diharapkan melakukan pendampingan 4 JP/orang dan melakukan lokakarya 8 JP secara jarak jauh atau tatap muka menyesuaikan situasi pandemi, sehingga total jam per bulan adalah 28 JP (pendampingan 5x4 JP + lokakarta 8 JP).

Dalam menjalankan perannya, pendamping akan membuat kesepakatan waktu pendampingan dengan calon guru penggerak secara bersama-sama, sehingga waktu bisa disesuaikan dengan jadwal pekerjaan/tugas pokok pendamping.

Pekerjaan pendamping bersifat profesional dengan kompensasi standar biaya umum pemerintah.

Guru bisa mendaftar sebagai Pendamping namun jika lolos seleksi sebagai pendamping tidak bisa mendaftar Guru Penggerak.

Guru dapat mendaftar sebagai guru penggerak atau pendamping guru penggerak. Namun guru tidak bisa menjadi guru penggerak dan pendamping dalam satu periode program.

C. FASILITATOR

Kriteria Umum

  • Widyaiswara LPMP, PPPPTK Matematika, PPPPTK PKn dan IPS, PPPPTK IPA, PPPPTK Bahasa, PPPPTK TK dan PLB, PPPPTK Penjas dan BK, dan LPPKS
  • Menguasai penggunaan Google Classroom dan atau LMS dari Kemdikbud
  • Mampu berkomunikasi dengan efektif baik secara luring maupun daring

Kompetensi yang diharapkan

  • Menguasai penggunaan Google Classroom dan atau Kemdikbud LMS
  • Mampu berkomunikasi dengan efektif
  • Mau belajar hal baru
  • Mampu memberikan umpan balik (feedback) secara online
  • Mampu melakukan personalised coaching dan mentoring
  • Mampu memotivasi peserta selama program
  • Berkomitmen untuk memenuhi tenggat waktu (deadline)
  • Mampu melakukan fasilitasi kelas daring (online) serta membuka dan mempertahankan diskusi peserta

Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Seleksi Pendamping pada laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/g urupenggerak/detil-program/

Peran Fasilitator

  • Mencatat perkembangan peserta selama pelatihan daring dan pendampingan
  • Mengumpulkan tugas-tugas peserta dan memberi umpan balik kepada peserta
  • Memberikan motivasi dan membantu peserta dalam menjalankan perannya
  • Memberikan umpan balik kepada instruktur untuk perbaikan sesi
  • Membangun refleksi kepada peserta

  • Seleksi tahap 1: administrasi dan esai
  • Pengumuman hasil seleksi tahap 1
  • Pengisian critical incident (peristiwa penting)
  • Seleksi tahap 2: wawancara
  • Pengisian survei fasilitator
  • Pengumuman calon fasilitator
  • Seleksi tahap 3:
    1. Mengikuti secara penuh pelatihan pembekalan fasilitator
    2. Tes pengetahuan dan keterampilan peran fasilitator
  • Pengumuman hasil penetapan fasilitator

Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Seleksi Fasilitator pada laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/detil-program/

  1. Calon fasilitator melakukan pendaftaran secara daring pada laman sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak dengan memberikan isian pernyataan/pertanyaan dan mengunggah dokumen persyaratan yang terdiri dari:
    • Mengisi biodata dan survey diri pada laman;
    • Mengunggah salinan ijazah dan transkrip nilai pendidikan S2;
    • mengunggah surat keterangan pengalaman mengajar dan/atau melatih minimal 5 tahun (sesuai format);
    • mengunggah surat pernyataan komitmen sebagai fasilitator (sesuai format);
    • mengunggah surat izin dari pimpinan satuan kerja (sesuai format)
  2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan seleksi tahap 1 (administrasi dan essay) sesuai unggahan dan isian pada poin 4;
  3. Bagi calon fasilitator yang dinyatakan lolos seleksi tahap 1 akan dilanjutkan ke seleksi tahap 2 dengan cara mengisi survey karakter dan mengisi critical incident (peristiwa penting) untuk selanjutnya dijadwalkan proses wawancara jika diperlukan, kemudian mengisi survey fasilitasi.
  4. Calon fasilitator yang dinyatakan lulus tahap 2, akan mengikuti seleksi tahap 3 yaitu mengikuti pembekalan fasilitator selama 6 minggu.
  5. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan dan mengumumkan calon fasilitator yang memenuhi syarat secara daring dan menyampaikan rekapitulasi kepada kepala PPPPTK, dan LPMP

Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada Surat Seleksi Fasilitator pada laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/unduhan/

Calon Fasilitator yang sudah lolos seleksi akan mendapat

  • Pelatihan dan pembekalan calon fasilitator
  • Sertifikat sebagai fasilitator
  • Selama pelatihan pendamping mendapatkan bantuan paket data untuk pelatihan daring (online)